Jimat dalam Bahasa Arab di sebut Tama'im yang merupakan bentuk jamak dari Tamimah adalah sesuatu yang dikalungkan ke leher atau bagian dari tubuh seseorang yang bertujuan mendatangkan manfaat atau menolak bala (bahaya). Bentuk jimat bisa berupa cincin, keris, tongkat, bahkan ada juga lembaran yang bertuliskan sejumlah ayat Al- Qur'an.
Bagaimana kalau jimat itu berisi ayat Al-Qur'an? Ibrahim al-Nakhai berkata, "Jimat itu haram, baik yang berasal dari Al-Qur'an maupun yang bukan dari Al-Qur'an. Al-Qur'an diturunkan bukan untuk jimat, tapi sebagai petunjuk ke jalan yang benar.
Di zaman jahiliah, orang- orang Arab biasa menggunakan jimat bagi anak- anak mereka sebagai perlindungan dari sihir atau guna- guna dan semacamnya. Hukum memakai jimat adalah syirik sebagaimana sabda Rasulullah Saw. "Sesungguhnya jampi, jimat, dan mantra- mantra adalah syirik. " (H. R. Ibnu Majah)
Jimat diharamkan oleh syariat Islam karena ia mengandung makna keterkaitan hati dan tawakal kepada selain Allah dan membuka pintu bagi masuknya kepercayaan-kepercayaan yang dapat mengantarkan seseorang pada syirik besar. Rasulullah Saw bersabda, " Barang siapa yang bergantung pada sesuatu, maka Allah akan menyerahkan urusannya pada sesuatu itu." (H.R. Tirmidzi dan Imam Ahmad)
Semoga kita dilindungi dari perbuatan-perbuatan syirik, baik yang dilakukan dengan sengaja ataupun karena ketidaktahuan. Rasulullah Saw mengajarkan do'a agar terhindar dari berbagai bentuk kemusyrikan.
Allahumma inna na'udzubika min annusyrika bika syaian na'lamuhu wa nastaghfiruka limaa laa na'lamuhu.
Artinya :
" Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari dosa syirik yang aku sadari, dan aku memohon ampun kepada-Mu dari perbuatan syirik yang tidak aku sadari." (H.R. Ahmad dan Thabrani)
Wallahu a'lam bish-shawabi
Sumber :
Buku Menelanjangi Strategi Jin
Karya : Aam Amiruddin
Buku ini dapat dibeli di online di Khazanah Intelektual
Showing posts with label Belajar Agama Islam. Show all posts
Showing posts with label Belajar Agama Islam. Show all posts
Wednesday, April 13, 2016
Sunday, December 11, 2011
Belajar Shalat
Shalat merupakan ibadah yang langsung diwahyukan Allah kepada nabi Muhammad tanpa perantara Malaikat, pada saat menjalankan Isra' Mi'raj. Awalnya Allah mewajibkan manusia untuk shalat sebanyak 50 waktu shalat fardhu, akan tetapi pada akhirnya ditetapkan oleh Allah menjadi 5 waktu saja.
Bagi umat islam Shalat merupakan sebuah tiang yang mendirikan sebuah bangunan bathin sebagai naungan jiwa. Maka bagi orang yang shalatnya belum baik imannya akan mudah tergoda dan akan dengan mudah tergoyahkan.
A. Definisi Shalat
Secara bahasa shalatberarti berdo'a. Dan pengertian shalat menurut syara adalah Perbuatan dan
perkataan dengan syarat-syarat tertentu yang dimulai dengan takbiratul ikhrom dan diakhiri dengan
salam.
B. Halangan Tidak Melakukan Shalat
1. tertidur
2. Lupa
Jika tertidur atau lupa Allah memberi keringanan, untuk mengqodho shalat yang ditinggalkan.
C. Syarat Syah Shalat
1. Suci dari Hadats dan Najis
2. Menutup aurat, bagi laki-laki dari batas pusar hingga lutut, bagi perempuan seluruh bagian
tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
3. Sudah masuk waktu shalat
4. Menghadap Kiblat
5. Orang Islam
6. Berakal Sehat
7. Bagi wanita suci dari haidh dan nifas
8. Tidak merubah kefardhuan jadi sunat atau tidak merubah rukun jadi sunat
9. Menjauhi perkara yang membatalkan Shalat
10. Mengerti Tata Cara Shalat
D. Rukun Shalat
1. Berdiri Tegak
2. Niat
3. Takbiratul Ikhrom
4. Membaca Surat Al Fatihah
5. Rukuk
6. I'tidal
7. Sujud Awal
8. Duduk antara dua sujud
9. Sujud kedua
10. Duduk Tasyahud Awal (jika shalat 2 rakaat langsung duduk tasyahud akhir)
11. Duduk Tasyahud Akhir
12. Salam
13. Tertib
E. Bacaan-bacaan dalam Shalat
1. Niat Shalat Fardhu
a. Shalat Shubuh
Ushalli fardhash shub-hi rak'ataini mustakbilal qiblati adaa-an lillahhita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu shubuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
b. Shalat Dzhuhur
Ushalli fardhodzh dzhuhri arba'a raka'aa tin mustakbilal kiblati adaa-an lillahita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu Dzhuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
c. Shalat Ashar
Ushalli fardhol 'ashri arba'a raka'aa tin mustakbilal kiblati adaa-an lillahita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu Ashar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
d. Shalat Maghrib
Ushalli fardhol maghribi tsalatsa raka'aa tin mustakbilal kiblati adaa-an lillahita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
e. Shalat Isya
Ushalli fardhol 'isyaa-i arba'a raka'aa tin mustakbilal kiblati adaa-an lillahita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu Isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
Jika shalat berjama'ah Niat shalatnya sebagai berikut:
Misal :
Shalat Shubuh berjamaah dan menjadi Imam:
Ushalli fardhash shub-hi rak'ataini mustakbilal qiblati adaa-an Imaaaman lillahhita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu shubuh dua rakaat menghadap kiblat menjadi imam karena
Allah Ta'ala.
Shalat Shubuh berjamaah dan menjadi ma'mum
Ushalli fardhash shub-hi rak'ataini mustakbilal qiblati adaa-an ma'muuman lillahhita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu shubuh dua rakaat menghadap kiblat menjadi ma'mum karena
Allah Ta'ala.
2. Takbiratul Ikhrom
Lafazh Takbiratul Ikhram:
Allahu Akbar
Artinya: Allah Maha Besar
3. Membaca Do'a Iftitah (sunat)
Allahu akbar kabiiran walhamdulillaahi katsiran wasubhaanallaahi bukratan waashiilaa. Innii
Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaa waati wal ardha haniifan muslimaw wamaa ana minal
musyrikiin. Innash shalaati wa nusukii wamahyaaya wamamaati lillaahi rabbil 'alamiina.
Laasyarikalaahu wabidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.
Artinya: Allah Maha besar dalam kebesaran-Nya, Segala Puji yang sebenyak-banyaknya
kepada-Nya dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi dan Sore. Aku hadapkan diriku
kepada-Nya Dzat yang menciptakan langit dan bumi dalam keadaan lurus dan pasrah
diri., dan bukanlah aku tergolong orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku,
ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah yang menguasai alam. Tidaklah
menyekutukan Dia den dengan sumpah tersebutlah aku diperintahkan. Dan aku
termasuk golongan orang-orang muslim.
Atau membaca:
Allahumma baa'id bainii wa baina khathaayaa ya kamaa baa'adta bainal masyriqi wal
maghrib. Allahumma naqqinii min khothaaya kamaa yunaqqats tsaubal abyadhu minad danasi.
Allahumaghsilnii min khathaayaaya bil maa-i wats tsaljiwalbaradi.
Artinya: Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesalahan-kesalahan sebagaimana Engkau menjauhkan
antara daerah timur atau barat. Ya Allah bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahan
sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Ya Allah basuhlah
kesalahan-kesalahan dengan air, salju, dan salju yang dingin sekali.
4.Membaca Surat Al-Fatihah
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillaahi rabbil 'alamiin. Maaliki yaumiddiin.
Iyyaakana'budu wa iyyaa kanasta'iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an'amta
'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim walad h dhalliin. Aamiin.
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji
bagi Allah yang menguasai Alam. Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.Yang
menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mulah kami menyembah dan hanya
kepada-Mulah kami memohon pertolongan. Tunjukanlah kami jalan yang lurus. Yaitu
jalan orang-orang yang telah Engkau beri Nikmat dan bukan jalan orang-orang yang
sesat.(semoga dikabulkan).
5. Membaca Surat/Ayat Alqur'an
Surat Al Ikhlash
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul huwallahu ahad. Allahush shamad. lam yalid walam yuulad.
Walam yaqullahuu kufuwan ahad.
Artinya:
6. Ruku
Subhaana rabbiyal adzhiimi wa bihamdiih (3x)
Artinya: Maha Suci Engkau Tuhan Yang Maha Agung
7. I'Tidal
Sami'allaahu liman hamidah. Rabbanaa lakal hamdumil-us-samaawaati wamil ul ardhi wamil
umaa syi'ta min syaiin ba'du.
Artinya: Allah Mendengarkan orang-orang yang memuji. Ya Tuhan Kami bagi-Musegala Puji
sepenuh langit dan bumi, sepenuh barang-barang yang engkau kehendaki dari sesuatu
sesudahnya.
8. Sujud
Subhanaa rabbiyal a'laa wabihamdiih (3x)
Artinya : Maha Suci Engkau Tuhan Yang Maha Tinggi
9. Duduk antara dua sujud
Rabbigh firlii war hamnii wajburnii warfa'ni warzuqnii wahdinii wa'afinii wa'fu'annii
Artinya: Ya Allah Tuhanku, Ampunilah dosa-dosaku, kasihanilah aku, cukupkanlah kebutuhanku,
angkatlah derajatku, berilah rizqi untukku, tunjukkanlah aku, berilah kesehatan untukku
dan berilah pengampunan untukku
10. Sujud ke dua
Subhanaa rabbiyal a'laa wabihamdiih (3x)
Artinya : Maha Suci Engkau Tuhan Yang Maha Tinggi
11. (Raka'at Kedua) Membaca SuratAl-Fatihah (lihat point ke -4)
12. Membaca Surat/Ayat Alqur'an
Surat Al Kaafiruun
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul yaa ayyuhal kaafiruun. La a'buduu maa ta'buduun
Artinya:
13. Ruku (lihat point ke -6)
14. I'tidal (lihat point ke -7
15. Sujud (lihat point ke -8)
16. Duduk antara dua sujud (lihat point ke-9)
17. Sujud kedua (lihat point ke -10)
18. Duduk Tasyahud Awal
Jika shalat yang dilakukan 3 atau 4 rakaat seperti shalat Maghrib, ShalatZhuhur, Ashar dan
Isya.
Jika shalat yang dilakukan 2 raka'at seperti shalat Shubuh langsung duduk Tasyahud Akhir
(point ke- 31)
Attahiyyaatul Mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan
nabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh, assalaamu 'alainaa wa 'ala ibaadillahish shaalihiin.
Asyhadu-alla ilaaha illallaah. Wa asyhadu anna muhammadar rasulullaah. Allaahumma shalli
'alaa Muhammad
Artinya: Kehormatan, keberkahan dan salam sejahtera kebaikan hanya kepada Allah. Selamat
kepadamu wahai Nabi. Allah memberi berkah dan Rahmat untukmu. Keselamatan
untuk kita dan hamba-hamba Allah yang shaleh. Saya bersaksi tidak ada Tuhan
kecuali Allah. Dan aku bersaksi Nabi Muhammad utusan Allah, semoga Allah
memberikan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad.
19. Rakaat ketiga : Membaca Surat Al-Fatihah ( lihat point ke -4)
20. Ruku (lihat point ke -6)
21. I'tidal (lihat point ke -7
22. Sujud (lihat point ke -8)
23. Duduk antara dua sujud (lihat point ke-9)
24. Sujud kedua (lihat point ke -10)
25. Rakaat keempat: Membaca Surat Al-Fatihah (lihat point ke empat)
Jika melakukan Shalat Tiga rakaat seperti Shalat Maghrib langsung duduk Tasyahud Akhir
(point ke -31)
26. Ruku (lihat point ke -6)
27. I'tidal (lihat point ke -7
28. Sujud (lihat point ke -8)
29. Duduk antara dua sujud (lihat point ke-9)
30. Sujud kedua (lihat point ke -10)
31. Duduk Tasyahud Akhir
Attahiyyaatul Mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan
nabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh, assalaamu 'alainaa wa 'ala ibaadillahish shaalihiin.
Asyhadu-alla ilaaha illallaah. Wa asyhadu anna muhammadar rasulullaah. Allaahumma shalli
'alaa Muhammad. Wa 'alaa Ibraahiim. Wa 'alaa ali Ibraahiim. Wabarik 'alaa Muhammad. Wa
'alaa ali Muhammad. Kamaa baarakta 'alaa Ibraahim. Wa 'alaa ali Ibraahiim. Fiil 'alamiina
innaka hamiidun majiid.
Artinya: Kehormatan, keberkahan dan salam sejahtera kebaikan hanya kepada Allah. Selamat
kepadamu wahai Nabi. Allah memberi berkah dan Rahmat untukmu. Keselamatan
untuk kita dan hamba-hamba Allah yang shaleh. Saya bersaksi tidak ada Tuhan
kecuali Allah. Dan aku bersaksi Nabi Muhammad utusan Allah, semoga Allah
memberikan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad. Dan kepada keluarga Nabi
Muhammad sebagaimana Engkau memberikan kesejahteraan kepada Nabi Ibrahim
dan keluarga Nabi Ibrahim. Dan berikanlah keberkahan kepada Nabi Muhammad
berikut keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan
keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim.
32. Salam (menengok ke-kanan dan kekiri)
Assalaamu'alaikum warahmatullaah
Artinya: Keselamatan dan Rahmat Allah Untukmu
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Bagi umat islam Shalat merupakan sebuah tiang yang mendirikan sebuah bangunan bathin sebagai naungan jiwa. Maka bagi orang yang shalatnya belum baik imannya akan mudah tergoda dan akan dengan mudah tergoyahkan.
A. Definisi Shalat
Secara bahasa shalatberarti berdo'a. Dan pengertian shalat menurut syara adalah Perbuatan dan
perkataan dengan syarat-syarat tertentu yang dimulai dengan takbiratul ikhrom dan diakhiri dengan
salam.
B. Halangan Tidak Melakukan Shalat
1. tertidur
2. Lupa
Jika tertidur atau lupa Allah memberi keringanan, untuk mengqodho shalat yang ditinggalkan.
C. Syarat Syah Shalat
1. Suci dari Hadats dan Najis
2. Menutup aurat, bagi laki-laki dari batas pusar hingga lutut, bagi perempuan seluruh bagian
tubuh kecuali wajah dan telapak tangan.
3. Sudah masuk waktu shalat
4. Menghadap Kiblat
5. Orang Islam
6. Berakal Sehat
7. Bagi wanita suci dari haidh dan nifas
8. Tidak merubah kefardhuan jadi sunat atau tidak merubah rukun jadi sunat
9. Menjauhi perkara yang membatalkan Shalat
10. Mengerti Tata Cara Shalat
D. Rukun Shalat
1. Berdiri Tegak
2. Niat
3. Takbiratul Ikhrom
4. Membaca Surat Al Fatihah
5. Rukuk
6. I'tidal
7. Sujud Awal
8. Duduk antara dua sujud
9. Sujud kedua
10. Duduk Tasyahud Awal (jika shalat 2 rakaat langsung duduk tasyahud akhir)
11. Duduk Tasyahud Akhir
12. Salam
13. Tertib
E. Bacaan-bacaan dalam Shalat
1. Niat Shalat Fardhu
a. Shalat Shubuh
Ushalli fardhash shub-hi rak'ataini mustakbilal qiblati adaa-an lillahhita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu shubuh dua rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
b. Shalat Dzhuhur
Ushalli fardhodzh dzhuhri arba'a raka'aa tin mustakbilal kiblati adaa-an lillahita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu Dzhuhur empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
c. Shalat Ashar
Ushalli fardhol 'ashri arba'a raka'aa tin mustakbilal kiblati adaa-an lillahita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu Ashar empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
d. Shalat Maghrib
Ushalli fardhol maghribi tsalatsa raka'aa tin mustakbilal kiblati adaa-an lillahita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu Maghrib tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
e. Shalat Isya
Ushalli fardhol 'isyaa-i arba'a raka'aa tin mustakbilal kiblati adaa-an lillahita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu Isya empat rakaat menghadap kiblat karena Allah Ta'ala
Jika shalat berjama'ah Niat shalatnya sebagai berikut:
Misal :
Shalat Shubuh berjamaah dan menjadi Imam:
Ushalli fardhash shub-hi rak'ataini mustakbilal qiblati adaa-an Imaaaman lillahhita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu shubuh dua rakaat menghadap kiblat menjadi imam karena
Allah Ta'ala.
Shalat Shubuh berjamaah dan menjadi ma'mum
Ushalli fardhash shub-hi rak'ataini mustakbilal qiblati adaa-an ma'muuman lillahhita'ala
Artinya: Aku niat shalat fardhu shubuh dua rakaat menghadap kiblat menjadi ma'mum karena
Allah Ta'ala.
2. Takbiratul Ikhrom
Lafazh Takbiratul Ikhram:
Allahu Akbar
Artinya: Allah Maha Besar
3. Membaca Do'a Iftitah (sunat)
Allahu akbar kabiiran walhamdulillaahi katsiran wasubhaanallaahi bukratan waashiilaa. Innii
Wajjahtu wajhiya lilladzii fatharas samaa waati wal ardha haniifan muslimaw wamaa ana minal
musyrikiin. Innash shalaati wa nusukii wamahyaaya wamamaati lillaahi rabbil 'alamiina.
Laasyarikalaahu wabidzaalika umirtu wa anaa minal muslimiina.
Artinya: Allah Maha besar dalam kebesaran-Nya, Segala Puji yang sebenyak-banyaknya
kepada-Nya dan Maha Suci Allah Sepanjang Pagi dan Sore. Aku hadapkan diriku
kepada-Nya Dzat yang menciptakan langit dan bumi dalam keadaan lurus dan pasrah
diri., dan bukanlah aku tergolong orang-orang musyrik. Sesungguhnya shalatku,
ibadahku, hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah yang menguasai alam. Tidaklah
menyekutukan Dia den dengan sumpah tersebutlah aku diperintahkan. Dan aku
termasuk golongan orang-orang muslim.
Atau membaca:
Allahumma baa'id bainii wa baina khathaayaa ya kamaa baa'adta bainal masyriqi wal
maghrib. Allahumma naqqinii min khothaaya kamaa yunaqqats tsaubal abyadhu minad danasi.
Allahumaghsilnii min khathaayaaya bil maa-i wats tsaljiwalbaradi.
Artinya: Ya Allah, jauhkanlah aku dari kesalahan-kesalahan sebagaimana Engkau menjauhkan
antara daerah timur atau barat. Ya Allah bersihkanlah aku dari kesalahan-kesalahan
sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran. Ya Allah basuhlah
kesalahan-kesalahan dengan air, salju, dan salju yang dingin sekali.
4.Membaca Surat Al-Fatihah
Bismillaahirrahmaanirrahiim. Alhamdulillaahi rabbil 'alamiin. Maaliki yaumiddiin.
Iyyaakana'budu wa iyyaa kanasta'iin. Ihdinash shiraathal mustaqiim. Shiraathal ladziina an'amta
'alaihim ghairil maghduubi 'alaihim walad h dhalliin. Aamiin.
Artinya: Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Segala puji
bagi Allah yang menguasai Alam. Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.Yang
menguasai hari pembalasan. Hanya kepada-Mulah kami menyembah dan hanya
kepada-Mulah kami memohon pertolongan. Tunjukanlah kami jalan yang lurus. Yaitu
jalan orang-orang yang telah Engkau beri Nikmat dan bukan jalan orang-orang yang
sesat.(semoga dikabulkan).
5. Membaca Surat/Ayat Alqur'an
Surat Al Ikhlash
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul huwallahu ahad. Allahush shamad. lam yalid walam yuulad.
Walam yaqullahuu kufuwan ahad.
Artinya:
6. Ruku
Subhaana rabbiyal adzhiimi wa bihamdiih (3x)
Artinya: Maha Suci Engkau Tuhan Yang Maha Agung
7. I'Tidal
Sami'allaahu liman hamidah. Rabbanaa lakal hamdumil-us-samaawaati wamil ul ardhi wamil
umaa syi'ta min syaiin ba'du.
Artinya: Allah Mendengarkan orang-orang yang memuji. Ya Tuhan Kami bagi-Musegala Puji
sepenuh langit dan bumi, sepenuh barang-barang yang engkau kehendaki dari sesuatu
sesudahnya.
8. Sujud
Subhanaa rabbiyal a'laa wabihamdiih (3x)
Artinya : Maha Suci Engkau Tuhan Yang Maha Tinggi
9. Duduk antara dua sujud
Rabbigh firlii war hamnii wajburnii warfa'ni warzuqnii wahdinii wa'afinii wa'fu'annii
Artinya: Ya Allah Tuhanku, Ampunilah dosa-dosaku, kasihanilah aku, cukupkanlah kebutuhanku,
angkatlah derajatku, berilah rizqi untukku, tunjukkanlah aku, berilah kesehatan untukku
dan berilah pengampunan untukku
10. Sujud ke dua
Subhanaa rabbiyal a'laa wabihamdiih (3x)
Artinya : Maha Suci Engkau Tuhan Yang Maha Tinggi
11. (Raka'at Kedua) Membaca SuratAl-Fatihah (lihat point ke -4)
12. Membaca Surat/Ayat Alqur'an
Surat Al Kaafiruun
Bismillaahir rahmaanir rahiim. Qul yaa ayyuhal kaafiruun. La a'buduu maa ta'buduun
Artinya:
13. Ruku (lihat point ke -6)
14. I'tidal (lihat point ke -7
15. Sujud (lihat point ke -8)
16. Duduk antara dua sujud (lihat point ke-9)
17. Sujud kedua (lihat point ke -10)
18. Duduk Tasyahud Awal
Jika shalat yang dilakukan 3 atau 4 rakaat seperti shalat Maghrib, ShalatZhuhur, Ashar dan
Isya.
Jika shalat yang dilakukan 2 raka'at seperti shalat Shubuh langsung duduk Tasyahud Akhir
(point ke- 31)
Attahiyyaatul Mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan
nabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh, assalaamu 'alainaa wa 'ala ibaadillahish shaalihiin.
Asyhadu-alla ilaaha illallaah. Wa asyhadu anna muhammadar rasulullaah. Allaahumma shalli
'alaa Muhammad
Artinya: Kehormatan, keberkahan dan salam sejahtera kebaikan hanya kepada Allah. Selamat
kepadamu wahai Nabi. Allah memberi berkah dan Rahmat untukmu. Keselamatan
untuk kita dan hamba-hamba Allah yang shaleh. Saya bersaksi tidak ada Tuhan
kecuali Allah. Dan aku bersaksi Nabi Muhammad utusan Allah, semoga Allah
memberikan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad.
19. Rakaat ketiga : Membaca Surat Al-Fatihah ( lihat point ke -4)
20. Ruku (lihat point ke -6)
21. I'tidal (lihat point ke -7
22. Sujud (lihat point ke -8)
23. Duduk antara dua sujud (lihat point ke-9)
24. Sujud kedua (lihat point ke -10)
25. Rakaat keempat: Membaca Surat Al-Fatihah (lihat point ke empat)
Jika melakukan Shalat Tiga rakaat seperti Shalat Maghrib langsung duduk Tasyahud Akhir
(point ke -31)
26. Ruku (lihat point ke -6)
27. I'tidal (lihat point ke -7
28. Sujud (lihat point ke -8)
29. Duduk antara dua sujud (lihat point ke-9)
30. Sujud kedua (lihat point ke -10)
31. Duduk Tasyahud Akhir
Attahiyyaatul Mubaarakaatush shalawaatuth thayyibaatu lillaah. Assalaamu 'alaika ayyuhan
nabiyyu warahmatullahi wabarakaatuh, assalaamu 'alainaa wa 'ala ibaadillahish shaalihiin.
Asyhadu-alla ilaaha illallaah. Wa asyhadu anna muhammadar rasulullaah. Allaahumma shalli
'alaa Muhammad. Wa 'alaa Ibraahiim. Wa 'alaa ali Ibraahiim. Wabarik 'alaa Muhammad. Wa
'alaa ali Muhammad. Kamaa baarakta 'alaa Ibraahim. Wa 'alaa ali Ibraahiim. Fiil 'alamiina
innaka hamiidun majiid.
Artinya: Kehormatan, keberkahan dan salam sejahtera kebaikan hanya kepada Allah. Selamat
kepadamu wahai Nabi. Allah memberi berkah dan Rahmat untukmu. Keselamatan
untuk kita dan hamba-hamba Allah yang shaleh. Saya bersaksi tidak ada Tuhan
kecuali Allah. Dan aku bersaksi Nabi Muhammad utusan Allah, semoga Allah
memberikan kesejahteraan kepada Nabi Muhammad. Dan kepada keluarga Nabi
Muhammad sebagaimana Engkau memberikan kesejahteraan kepada Nabi Ibrahim
dan keluarga Nabi Ibrahim. Dan berikanlah keberkahan kepada Nabi Muhammad
berikut keluarga Nabi Muhammad sebagaimana Engkau telah memberikan
keberkahan kepada Nabi Ibrahim dan keluarga Nabi Ibrahim.
32. Salam (menengok ke-kanan dan kekiri)
Assalaamu'alaikum warahmatullaah
Artinya: Keselamatan dan Rahmat Allah Untukmu
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
Thursday, October 27, 2011
Rukun Iman
1. Iman Kepada Allah SWT
Kita tidak dapat melihat Allah SWT, akan tetapi kita mengenal kasih sayang-Nya lewat penciptaan alam semesta dengan segala isinya. Tanaman yang tumbuh di sekitar kita, padahal tidak ada satupun yang menanam adalah bukti bahwa jagat raya ini ada yang mengatur. Perputaran dan peredaran bintang, matahari, bumi dan benda lagit lainnya merupakan ada Yang Maha Besar yang membuat dan mengaturnya. Hanya Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa yang menegakkan segala aturan yang berlaku di alam semesta. Allah SWT juga menciptakan manusia dengan segala kerumitan organ tubuhnya, menciptakan hewan dengan segala keunikan tingkah lakunya. Oleh karena itu hendaknya kita senantiasa bersyukur atas segala ciptaan-Nya dengan cara menjaga bumi ini dengan sebaik-baiknya. Dan senantiasa beribadah kepada-Nya
2. Iman Kepada Malaikat
Malaikat merupakan salah satu makhluk Allah yang tidak dapat dilihat oleh manusia. Beliau diciptakan hanya untuk beribadah dan bertasbih kepada Allah. Malaikat juga mengemban tugas khusus untuk hamba-hambanya dari Allah.
Hanya hamba-hamba pilihan Allah yang dapat melihat malaikat, tetapi mereka dapat melihat malaikat dalam bentuk menyerupai manusia dan bukan dalam bentuk yang sebenarnya.
Ada 10 malaikat yang wajib diketahui dengan tugas-tugas yang dilimpahkan oleh Allah kepada mereka
1. Malaikat Jibril
Adalah pemimpin malaikat bertugas menurunkan wahyu
2. Malaikat Mikail
Menurunkan rizki kepada manusia, menurunkan hujan
3. Malaikat Isrofil
Meniup sangkakala pada hari kiamat
4. Malaikat Izroil
Mencabut Nyawa
5. Malaikat Munkar
Menanyakan perbuatan manusia di alam kubur
6. Malaikat Nakir
Menanyakan perbuatan manusia di alam kubur
7. Malaikat Rokib
Mencatat segala amal baik manusia
8. Malaikat Atid
Mencatat segala amal buruk manusia
9. Malaikat Malik
Penjaga Pintu Neraka
10. Malaikat Ridwan
Penjaga Pintu Surga
1. Kitab Taurat
Diturunkan kepada Nabi Musa, AS. Kitab Taurat diturunkan berupa lembaran-lembaran
shuhuf yang didalamnya berisi hukum syara' pada zaman itu. Dalam kitab suci Taurat juga
di kabarkan akan ada seorang Nabi/Rasul dari golongan bani Israil yang membawa syari'at
baru.
2. Kitab Zabur
Diturunkan kepada Nabi Daud, AS yang berisi, tentang doa-doa, dzikir dan hukum. Dalam
kitab Zabur tidak dijumpai hukum syara, karena pada zaman itu Nabi Daud mengikuti dan
mempercayai syari'at Nabi Musa. Kitab Zabur merupakan kitab penerus Kitab Taurat.
3. Kitab Injil
Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa, AS. Kitab Injil berisi tentang kebenaran dan seruan
kepada kaum Bani Israil untuk menyembah Allah. Dalam kitab Injil terdapat beberapa
penghapusan hukum dari kitab taurat yang sudah tidak sesuai lagi di zaman itu. Kitab Injil
juga berisi kabar gembira tentang kedatangan Nabi Muhammad yang berasal dari Bangsa
Arab.
4.Kitab Alqur'an
Kitab Alqur'an merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT melalui Nabi
Muhammad SAW. Kitab Alquran merupakan kumpulan ajaran-ajaran dari kitab-kitab
sebelumnya yang kemudian disempurnakan. Berbeda dengan kitab sebelumnya yang
hanya berlaku di zamannya, kitab suci Alqur'an berisi ajaran-ajaran yang berlaku hingga
hari kiamat nanti. Alqur'an merupakan mu'jizat terbesar yang pernah diturunkan ke dunia,
yang apabila kita menelaah ke dalamnya akan memunculkan ilmu baru yang bermanfaat
bagi alam semesta ini. Alqur'an turun dalam bahasa Arab, dan hingga kini tidak ada yang
dapat menandingi keindahan tata bahasa dalam Alqur'an. Bahkan sampai Allah SWT
sendiri dalam salah satu suratnya menantang manusia untuk membuat 1 ayat saja yang
menyerupai Al'qur'an, tetapi tidak ada satupun manusia yang bisa memenuhi
tantangannya.
4. Iman kepada Rasul-Rasul Allah
Allah mengutus para Nabi dan Rasulnya untuk memandu manusia agar tidak terjebak
dalam keindahan dunia yang bersifat fana. Rasul-rasul adalah manusia pilihan yang dipilih
oleh Allah untuk mengajarkan manusia menyembah hanya kepada Allah. Banyak sekali
Rasul yang diturunkan ke dunia ini. Akan tetapi seperti dijelaskan dalam Alqur'an kita
hanya wajib mengetahui 25 Nabi dan Rasul utusan Allah.
1. Nabi Adam AS
2. Nabi Idris, AS
3. Nabi Nuh, AS
4. Nabi Hud, AS
5. Nabi Shaleh, AS
6. Nabi Ibrahim, AS
7. Nabi Luth, AS
8. Nabi Ismail, AS
9. Nabi Ishaq, AS
10. Nabi Yaqub, AS
11. Nabi Yusuf, AS
12. Nabi Ayyub, AS
13. Nabi Syu'aib,AS
14. Nabi Musa, AS
15. Nabi Harun, AS
16. Nabi Zulkifli, AS
17. Nabi Daud, AS
18. Nabi Sulaiman, AS
19. Nabi Ilyas, AS
20. Nabi Ilyasa, AS
21. Nabi Yunus, AS
22. Nabi Zakaria,AS
23. Nabi Yahya, AS
24. Nabi Isa, AS
25. Nabi Muhammad SAW
Untuk kisah-kisahnya Insya Allah jika ada kesempatan akan dituangkan selanjutnya.
5. Iman Kepada Hari Kiamat
Hari Kiamat merupakan hari berakhirnya dunia. Pada hari itu tidak ada satu makhluk pun
bisa mengelak. Tidak ada satu orangpun yang tahu kapan terjadinya hari kiamat. Pada
hari kiamat orang-orang yang berada di dalam kubur di bangkitkan oleh Allah SWT, untuk
kemudian dikumpulkan di Padang Mahsyar dan di hisab (hitung) amal perbuatannya.
Kemudian manusia akan melalui jembatan Shirathal Mustaqiim, yang dibawahnya terdapat
api neraka yang menyala. Apabila selamat melaluinya maka manusia akan masuk ke
Surga.Di Neraka manusia yang matinya dalam keadaan beriman akan di bersihkan dari
dosa-dosa dan untuk kemudian dinaikkan ke dalam surga.Dan bagi manusia yang tidak
beriman kepada Allah maka hidupnya akan kekal di Neraka.
Kita tidak dapat melihat Allah SWT, akan tetapi kita mengenal kasih sayang-Nya lewat penciptaan alam semesta dengan segala isinya. Tanaman yang tumbuh di sekitar kita, padahal tidak ada satupun yang menanam adalah bukti bahwa jagat raya ini ada yang mengatur. Perputaran dan peredaran bintang, matahari, bumi dan benda lagit lainnya merupakan ada Yang Maha Besar yang membuat dan mengaturnya. Hanya Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Kuasa yang menegakkan segala aturan yang berlaku di alam semesta. Allah SWT juga menciptakan manusia dengan segala kerumitan organ tubuhnya, menciptakan hewan dengan segala keunikan tingkah lakunya. Oleh karena itu hendaknya kita senantiasa bersyukur atas segala ciptaan-Nya dengan cara menjaga bumi ini dengan sebaik-baiknya. Dan senantiasa beribadah kepada-Nya
2. Iman Kepada Malaikat
Malaikat merupakan salah satu makhluk Allah yang tidak dapat dilihat oleh manusia. Beliau diciptakan hanya untuk beribadah dan bertasbih kepada Allah. Malaikat juga mengemban tugas khusus untuk hamba-hambanya dari Allah.
Hanya hamba-hamba pilihan Allah yang dapat melihat malaikat, tetapi mereka dapat melihat malaikat dalam bentuk menyerupai manusia dan bukan dalam bentuk yang sebenarnya.
Ada 10 malaikat yang wajib diketahui dengan tugas-tugas yang dilimpahkan oleh Allah kepada mereka
1. Malaikat Jibril
Adalah pemimpin malaikat bertugas menurunkan wahyu
2. Malaikat Mikail
Menurunkan rizki kepada manusia, menurunkan hujan
3. Malaikat Isrofil
Meniup sangkakala pada hari kiamat
4. Malaikat Izroil
Mencabut Nyawa
5. Malaikat Munkar
Menanyakan perbuatan manusia di alam kubur
6. Malaikat Nakir
Menanyakan perbuatan manusia di alam kubur
7. Malaikat Rokib
Mencatat segala amal baik manusia
8. Malaikat Atid
Mencatat segala amal buruk manusia
9. Malaikat Malik
Penjaga Pintu Neraka
10. Malaikat Ridwan
Penjaga Pintu Surga
3. Iman Kepada Kitab-Kitab Allah
Allah Menurunkan 4 kitab suci kepada para utusan/rasulnya. Kitab suci berisi perintah dan larangan bagi manusia. Kitabsuci tersebut adalah:1. Kitab Taurat
Diturunkan kepada Nabi Musa, AS. Kitab Taurat diturunkan berupa lembaran-lembaran
shuhuf yang didalamnya berisi hukum syara' pada zaman itu. Dalam kitab suci Taurat juga
di kabarkan akan ada seorang Nabi/Rasul dari golongan bani Israil yang membawa syari'at
baru.
2. Kitab Zabur
Diturunkan kepada Nabi Daud, AS yang berisi, tentang doa-doa, dzikir dan hukum. Dalam
kitab Zabur tidak dijumpai hukum syara, karena pada zaman itu Nabi Daud mengikuti dan
mempercayai syari'at Nabi Musa. Kitab Zabur merupakan kitab penerus Kitab Taurat.
3. Kitab Injil
Kitab Injil diturunkan kepada Nabi Isa, AS. Kitab Injil berisi tentang kebenaran dan seruan
kepada kaum Bani Israil untuk menyembah Allah. Dalam kitab Injil terdapat beberapa
penghapusan hukum dari kitab taurat yang sudah tidak sesuai lagi di zaman itu. Kitab Injil
juga berisi kabar gembira tentang kedatangan Nabi Muhammad yang berasal dari Bangsa
Arab.
4.Kitab Alqur'an
Kitab Alqur'an merupakan kitab suci yang diturunkan oleh Allah SWT melalui Nabi
Muhammad SAW. Kitab Alquran merupakan kumpulan ajaran-ajaran dari kitab-kitab
sebelumnya yang kemudian disempurnakan. Berbeda dengan kitab sebelumnya yang
hanya berlaku di zamannya, kitab suci Alqur'an berisi ajaran-ajaran yang berlaku hingga
hari kiamat nanti. Alqur'an merupakan mu'jizat terbesar yang pernah diturunkan ke dunia,
yang apabila kita menelaah ke dalamnya akan memunculkan ilmu baru yang bermanfaat
bagi alam semesta ini. Alqur'an turun dalam bahasa Arab, dan hingga kini tidak ada yang
dapat menandingi keindahan tata bahasa dalam Alqur'an. Bahkan sampai Allah SWT
sendiri dalam salah satu suratnya menantang manusia untuk membuat 1 ayat saja yang
menyerupai Al'qur'an, tetapi tidak ada satupun manusia yang bisa memenuhi
tantangannya.
4. Iman kepada Rasul-Rasul Allah
Allah mengutus para Nabi dan Rasulnya untuk memandu manusia agar tidak terjebak
dalam keindahan dunia yang bersifat fana. Rasul-rasul adalah manusia pilihan yang dipilih
oleh Allah untuk mengajarkan manusia menyembah hanya kepada Allah. Banyak sekali
Rasul yang diturunkan ke dunia ini. Akan tetapi seperti dijelaskan dalam Alqur'an kita
hanya wajib mengetahui 25 Nabi dan Rasul utusan Allah.
1. Nabi Adam AS
2. Nabi Idris, AS
3. Nabi Nuh, AS
4. Nabi Hud, AS
5. Nabi Shaleh, AS
6. Nabi Ibrahim, AS
7. Nabi Luth, AS
8. Nabi Ismail, AS
9. Nabi Ishaq, AS
10. Nabi Yaqub, AS
11. Nabi Yusuf, AS
12. Nabi Ayyub, AS
13. Nabi Syu'aib,AS
14. Nabi Musa, AS
15. Nabi Harun, AS
16. Nabi Zulkifli, AS
17. Nabi Daud, AS
18. Nabi Sulaiman, AS
19. Nabi Ilyas, AS
20. Nabi Ilyasa, AS
21. Nabi Yunus, AS
22. Nabi Zakaria,AS
23. Nabi Yahya, AS
24. Nabi Isa, AS
25. Nabi Muhammad SAW
Untuk kisah-kisahnya Insya Allah jika ada kesempatan akan dituangkan selanjutnya.
5. Iman Kepada Hari Kiamat
Hari Kiamat merupakan hari berakhirnya dunia. Pada hari itu tidak ada satu makhluk pun
bisa mengelak. Tidak ada satu orangpun yang tahu kapan terjadinya hari kiamat. Pada
hari kiamat orang-orang yang berada di dalam kubur di bangkitkan oleh Allah SWT, untuk
kemudian dikumpulkan di Padang Mahsyar dan di hisab (hitung) amal perbuatannya.
Kemudian manusia akan melalui jembatan Shirathal Mustaqiim, yang dibawahnya terdapat
api neraka yang menyala. Apabila selamat melaluinya maka manusia akan masuk ke
Surga.Di Neraka manusia yang matinya dalam keadaan beriman akan di bersihkan dari
dosa-dosa dan untuk kemudian dinaikkan ke dalam surga.Dan bagi manusia yang tidak
beriman kepada Allah maka hidupnya akan kekal di Neraka.
6. Iman kepada Qadha dan Qadar
Qadha merupakan ketentuan Allah yang sudah ada sejak zaman manusia belum ada. Sedangkan Qadar merupakan ketetentuan yang kemudian dijatuhkan kepada hamba-hamba Allah dimuka bumi ini. Dalam hidupnya manusia di wajibkan berusaha untuk mencapai segala yang di inginkan. Dan usaha yang dijalankan sudah merupakan ketentuan Allah Dalam hal ini manusia harus mempercayai bahwa keberhasilan usaha yang dilakukannya adalah bergantung pada Allah. Sehingga dalam setiap usaha yang kita lakukan hendaklah disertai oleh do'a permohonan kepada Allah SWT.Tuesday, August 16, 2011
Iqra !!!
Alhamdulillah Akhirnya serangkaian pembelajaran membaca Alqur'an sudah berhasil disusun. Abi senang sekali dan jadi semangat untuk belajar membacanya. Yang harus dilakukan sebelum mengajak Abi belajar adalah membuat suasana hatinya menjadi gembira. Dan tambahan lagi ciptakan permainan-permainan seru seperti tebak-tebakan huruf, menyusun kata-kata dari huruf arab, permainan warna. Insya Allah, dimudahkan oleh Allah.....Amiin
Sebelum belajar Baca Bismillah dulu ya sayaaang...........
Sebelum belajar Baca Bismillah dulu ya sayaaang...........
Thursday, August 4, 2011
Rukun Iman dan Rukun Islam
Bismillahirrahmanirrahiim
Bulan Ramadhan tahun ini mudah-mudahan bisa aku manfaatkan untuk beribadah semaksimal mungkin, dan juga kesempatan aku untuk belajar segala hal tentang agama Islam bersama dengan anakku. Aku juga ingin berbagi sedikit dengan teman-teman. tentang bagaimana aku belajar tentang agama Islam bersama Anakku. Mudah- mudahan bermanfaat...Amiin..
Wednesday, August 3, 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)



