Tuesday, November 8, 2011
Monday, November 7, 2011
MACET, SAATNYA BEKERJA DENGAN INTERNET
Judul Asli,
TRAFFIC JAM, Time to Work Using Internet
By. Edward Kusma, Indonesia’s Internet Development Observer
Sumber: Biznet News, Vol.VI/I, Januari 2008
Penulis bukanlah satu-satunya korban pertumbuhan Jakarta
yang sangat cepat. Angka pertumbuhan ekonomi di Indonesia yang Tahun ini
melebihi 6 persen, semakin banyak prmbangunan yang dilakukan di Jakarta. Sebegian besar masyarakat tinggal di
perkotaan, dan waktu merupakan komoditas yang sangat berharga. Menghabiskan
waktu berjam-jam dalam kendaraan merupakan aktivitas rutin setiap harinya.
Pekerjaan menjadi terhambat karena membutuhkan waktu lebih untuk menyelesaikannya.
Untuk bertahan hidup di kota metropolitan seperti Jakarta,
kita membutuhkan terobosan mendasar. Banyak Pengembang membangun
apartemen-apartemen dengan konsep Kembali ke Kota untuk menghindari kemacetan
Beberapa menggunakan fasilitas jaringan internet kecepatan
tinggi atau biasa disebut Broadband Internet services.
Saat ini transfer data dengan menggunakan media kabel atau
frekuensi radio sangatlah lambat sehingga dibutuhkan kapasitas jaringan (Bandwidth)
yang lebih tinggi. Dengan perkembangan teknologi, serat optic merupakan pilihan
terbaik untuk kebutuhan transfer data yang berkapasitas besar. Media Serat
Optik dapat memberikan layanan teknologi
jaringan di dalam gedung, FTTB (Fiber-Optic
To the Building) atau layanan teknologi jaringan di rumah, FTTH (Fiber-optic To
the Home) . Bandwidth dengan kecepatan
diatas 1.000Mbps atau 1 Gbps dapat menyediakan akses Internet, berupa audio dan
video dalan satu koneksi.
Penggunaan Aplikasi
Pada era modern, e-mail sudah merupakan media komunikasi
yang penting di seluruh perusahaan besar. Tanpa e-mail, komunikasi dalam divisi dan dalam perusahaan
itu sendiri akan menjadi sulit.
Saat ini, banyak persahaan kecil-menengah mulai merasakan
keuntungan penggunaan e-mail. Teknologi Volp (Voice over Internet Protocol)
juga telah banyak digunakan untuk menurunkan angka tagihan telepon mereka. Teknologi
seperti ini memungkinkan pengguna untuk
melakukan percakapan telepon melalui internet bandwidth connection.
Fasilitas Internet Banking sangat membantu para pebisnis
melakukan transaksi financial mereka. Kita dengan mudah melakukan transfer,
pembayaran, dan cek saldo. Internet banking memberikan keuntungan dan kemudahan bagi setiap
orang (costumer bank) dalam melakukan
transaksi dalam maupun luar negeri dengan cepat, aman dan nyaman.
Selain berbagai aplikasi yang telah disebut di atas,
teknologi yang mulai digunakan saat ini adalah video conference. Dengan
Teknologi Video Conference ini pertemuan
bisnis maupun pribadi dapat dilakukan tanpa mendatangi lokasi masing-masing, meskipun
jarak masing-masing jauh tetapi seperti dalam satu ruangan saja.
Dengan teknologi video conference, banyak perusahaan di negara
berkembang menyediakan fasilitas untuk
pegawai mereka terutama wanita atau ibu rumahtangga sehingga mereka bisa bekerja
dari rumah dan seringkali berhubungan
lewat fasilitas telekomunikasi. Dengan system kerja seperti ini mereka dapat
menghabiskan waktu mereka lebih banyak bersama anak-anak sambil bekerja pada
saat yang sama. Bagi perusahaan, mereka osecara otomatis mengurangi beban kerja
di kantor. Selain itu, hal ini merupakan salah satu cara yang baik untuk
mengurangi kemacetan sehingga pada akhirnya mengurangi polusi.
Sebuah contoh nyata dari perusahaan yang menggunakan sistem
jaringan telekomunikasi adalah perusahaan penerbangan Jetblue yang berlokasi di
Amerika Serikat. Perusahaan ini merupakan salah satu perusahaan penerbangan
terbaik di negara tersebut yang telah menggunakan telekomunikasi bagi 80 persen
pegawai di bagian pemesanan tiket. Masing-masing karyawan yang bertempat
tinggal kurang lebih 60 km dari kantor pusat Jetblue di Salt Lake City akan
diberikan fasilitas computer, dengan telepon dengan teknologi VoLP yang
terhubung dengan jaringan PBX dan juga terhubung dengan akses broadband
kecepatan tinggi di rumah mereka. Each
employee that lives approximately 60 km from. Sistem ini memudahkan mereka
dalam melakukan pelatihan. Faktanya setelah menerapkan sistem kerja seperti ini
, selain efisiensi biaya operasi, produktivitas dan kepuasan meningkat. Yang
pada akhirnya meningkatkan kepuasan pelanggan karena pelayanan yang diberikan
menjadi lebih baik dari pada perusahaan penerbangan lainnya.
Sebagai informasi Jetblue merupakan salah satu perusahaan
penerbangan yang dapat dikatakan berhasil.
Kondisi Di Indonesia
Bagaimana dengan kondisi di negara kita? Apakah mungkin
untuk dapat melakukan hal seperti itu? Pada umumnya, infrastruktur jaringan di
Indonesia belum sepenuhnya berkembang. Di kota besar seperti Jakarta dan
Surabaya beberapa perusahaan telekomunikasi melakukan percobaan dengan
mengaplikasikan teknologi FTTB dan FTTH.
Hanya sedikit saja perusahaan yang mau menginvestasikan
penggunaan serat optic untuk infrastruktur gedung mereka. Pekerjaan seperti ini
dilakukan oleh Industri telekomunikasi milik Negara, sebagian besar penyedia
jaringan telekomunikasi yang memiliki dokumen sah untuk beroperasi membutuhkan
dukungan dari pemerintah pusat dan daerah, sehingga pengembangan infrastruktur
telekomunikasi dapat dilakukan denagn partisipasi perusahaan milik negara, dengan
begitu pengembangan infrastruktur telekomunikasi tidak akan tumpang tindih.
Melihat hasil perkembangan teknologi serat optic di beberapa
negara, penulis yakin bahwa penggunaan serat optic sebagai fasilitas
telekomunikasi menjadi hal yang penting dalam menghadapi era digital di
Indonesia.
Survival Ala Abi
Di salah satu channel televisi ada acara favorit yang kami tonton bersama. Survival, inti ceritanya. Dalam acara tersebut di ceritakan bagaimana dua orang yang berlatih bertahan hidup di hutan. Banyak yang bisa dipelajari dari acara tersebut, dari mulai mengenali tanaman-tanaman yang bisa dimakan dan tidak, membuat tempat berteduh apabila malam datang, membuat api, berburu binatang hutan, merawat luka, mencari jalan, dan banyak hal lain lagi yang bisa diperoleh dari acara tersebut.
Suatu malam menjelang tidur, Abi memanggilku ke kamar untuk menemaninya bercengkrama sebelum tidur. Malam itu dia bilang mau membuat tenda.
Bun, Kita buat tenda tendaan yuuk?, bantal di taruh di bagian atas, guling di sebelah kanan dan kiri, nah, sekarang menggelar alas untuk tidur. Sambil bekerja memindahkan bantal dan selimut-selimut dia bercerita. Nah, bun sekarang sudah jadi tinggal selimutnya, karena abi suka yang dingin abi pakai selimut tipis, ayah kan suka yang hangat jadi pakai selimut tebal. Bunda tahu tidak ini kan bagian dari survival. Sambil tersenyum, dan sesekali bertanya aku pun memperhatikan kelincahan tangan kecilnya menyusun 'tenda'nya dan mendengarkan celotehnya yang riang tentang 'survival'.
Suatu malam menjelang tidur, Abi memanggilku ke kamar untuk menemaninya bercengkrama sebelum tidur. Malam itu dia bilang mau membuat tenda.
Bun, Kita buat tenda tendaan yuuk?, bantal di taruh di bagian atas, guling di sebelah kanan dan kiri, nah, sekarang menggelar alas untuk tidur. Sambil bekerja memindahkan bantal dan selimut-selimut dia bercerita. Nah, bun sekarang sudah jadi tinggal selimutnya, karena abi suka yang dingin abi pakai selimut tipis, ayah kan suka yang hangat jadi pakai selimut tebal. Bunda tahu tidak ini kan bagian dari survival. Sambil tersenyum, dan sesekali bertanya aku pun memperhatikan kelincahan tangan kecilnya menyusun 'tenda'nya dan mendengarkan celotehnya yang riang tentang 'survival'.
Saturday, November 5, 2011
Dinner at Raja Kuring
Restoran Raja Kuring
Jln. Kakap No. 5
Jakarta Utara 14440
Kalau sengaja datang untuk makan malam sepertinya belum terpikir makan ke daerah kota tua. Secara kebetulan kami sekeluarga di undang kantor untuk menghadiri perpisahan bapak mertuaku. Hari Jum'at yang melelahkan, berangkat jam 16.15. Kami berangkat dengan di jemput supir kantor KDP. Awalnya perjalanan lancar, tapi di pertengahan tol menuju ancol, perjalanan mulai tersendat. Bahkan sampai terhenti.Akhirnya kami memutuskan unttuk turun dari tol dan melalui kawasan Ancol. Meskipun harus bayar paling tidak bisa sampai tempat tujuan dengan cepat, karena memang kami sudah ditunggu.
Kami masuk ke VIP room yang memang sudah di pesan pihak kantor KDP. Dan sambil menunggu tamu, kami semua menikmati camilan sambil beberapa bernyanyi. Camilannya berupa kacang telur dan pangsit goreng yang dihidangkan di meja berputar. Pengalaman baru lagi nih. Abi yang dari mobil sudah berteriak lapar segera memakan pangsit goreng dan memesan minuman teh manis.
Setelah tamu undangan lengkap hidangan pun segera di pesan hidangan pembukanya Sup Ayam Ginseng, sempat ragu juga Abi suka tidak ya, bathinku. Ternyata setelah suapan pertama dia langsung mengacungkan jempolnya, meskipun hanya kuahnya saja yang dimakan. Kemudian hidangan utamapun disajikan, Nasi dan Ikan Gurami Tahu Tausi, dan rasanya oke, kemudian I Fu Mie Goreng Udang yang disajikan mangkuk demi mangkuk, Sapi Lada Hitam, dan Udang Goreng Mayonaise yang rasanya oke banget. Lalu ada lagi Ayam Garam Api yang penyajiannya membuat dag-dig-dug, ayam dibungkus alumunium foil, yang disekelilingnya ditaburi garam yang kemudian di beri api. Kemudian ada Kailan Jamur Aballone dan terakhir buah-buahan segar. Semua menunya maknyuusss... membuat lidah ingin merasakan lagi masakannya. Tapi jangan tanya harga ya?? karena acara kantor jadi kita tidak tahu-menahu harga semua menu disini. Tapi yang pasti makanannya memuaskan.
Jln. Kakap No. 5
Jakarta Utara 14440
Kalau sengaja datang untuk makan malam sepertinya belum terpikir makan ke daerah kota tua. Secara kebetulan kami sekeluarga di undang kantor untuk menghadiri perpisahan bapak mertuaku. Hari Jum'at yang melelahkan, berangkat jam 16.15. Kami berangkat dengan di jemput supir kantor KDP. Awalnya perjalanan lancar, tapi di pertengahan tol menuju ancol, perjalanan mulai tersendat. Bahkan sampai terhenti.Akhirnya kami memutuskan unttuk turun dari tol dan melalui kawasan Ancol. Meskipun harus bayar paling tidak bisa sampai tempat tujuan dengan cepat, karena memang kami sudah ditunggu.
Kami masuk ke VIP room yang memang sudah di pesan pihak kantor KDP. Dan sambil menunggu tamu, kami semua menikmati camilan sambil beberapa bernyanyi. Camilannya berupa kacang telur dan pangsit goreng yang dihidangkan di meja berputar. Pengalaman baru lagi nih. Abi yang dari mobil sudah berteriak lapar segera memakan pangsit goreng dan memesan minuman teh manis.
Setelah tamu undangan lengkap hidangan pun segera di pesan hidangan pembukanya Sup Ayam Ginseng, sempat ragu juga Abi suka tidak ya, bathinku. Ternyata setelah suapan pertama dia langsung mengacungkan jempolnya, meskipun hanya kuahnya saja yang dimakan. Kemudian hidangan utamapun disajikan, Nasi dan Ikan Gurami Tahu Tausi, dan rasanya oke, kemudian I Fu Mie Goreng Udang yang disajikan mangkuk demi mangkuk, Sapi Lada Hitam, dan Udang Goreng Mayonaise yang rasanya oke banget. Lalu ada lagi Ayam Garam Api yang penyajiannya membuat dag-dig-dug, ayam dibungkus alumunium foil, yang disekelilingnya ditaburi garam yang kemudian di beri api. Kemudian ada Kailan Jamur Aballone dan terakhir buah-buahan segar. Semua menunya maknyuusss... membuat lidah ingin merasakan lagi masakannya. Tapi jangan tanya harga ya?? karena acara kantor jadi kita tidak tahu-menahu harga semua menu disini. Tapi yang pasti makanannya memuaskan.
Friday, November 4, 2011
BIZNET
Pasti bingung, kok ibu rumah tangga seperti aku bisa tertarik dengan BIZNET ya. Salah satu perusahaan besar penyedia jasa telekomunikasi di Indonesia? Sebenarnya aku mengetahui tentang BIZNET ini secara tidak sengaja. Suatu hari saat mau berangkat ke pasar, barsama teman-teman aku melihat pembangunan gedung di belakang komplek perumahan tempat aku tinggal. Penasaran, aku cari tahu kemana-mana, ada yang bilang untuk hotel, ada yang bilang untuk kantor. Suatu hari aku ajak suamiku naik motor ke jalan di depan proyek tersebut. Dapat nama pengembangnya, akupun browsing di Internet tentang proyek di tengah kampung tersebut. Hasil pertama akan di bangun sistem recovery data, ya masuk akal juga. Tapi masih tetap penasaran. Di suatu obrolan ringan saat sarapan pagi dapat informasi lagi tentang gedung yang berdiri di tengah kampung (walaupun mungkin 5 tahun ke depan sudah bukan kampung lagi). mau di bangun Biznet, provider internet. Waah, ternyata... eh ternyata... akupun sibuk browsing di internet mencari tahu tentang Biznet, Dan sekarang.... aku sudah tahu, Gedung tersebut akan di bangun BIZNET Technovillage. Konsepnya oke banget jadi makin tertarik nih. Akhirnya dapat juga, dan ada artikelnya dalam Bahasa Inggris. Wah, kebetulan sekali bisa mengasah ilmu bahasa lagi. Coba-coba translate dalam bahasa Indonesia, mudah-mudahan bisa bermanfaat buat teman-teman di blog ini.
Wednesday, November 2, 2011
BANJIR
Terkadang hal yang sudah terencana dengan baik bisa saja batal dalam waktu sekejap. Jadwal yang sudah ku susun jadi berantakan karena ada air masuk ke dalam rumah akibat hujn deras kemarin. Alhasil semua harus di revisi kembali.
Ketika asyik memasak di sore hari untuk makan malam tiba-tiba air sudah menggenangi sebagian ruang keluarga dan kamar belakang. Ada saluran yang mampet sepertinya. Sempat bingung, tapi langsung aku coba membersihkan saluran yang sepertinya tersumbat oleh sampah. Tapi barang -barang yang berada di bawah basah semua. Dan baru bisa istirahat menjelang Isya. Itupun masih harus menunggu besok untuk menjemur barang-barang yang basah. Otak berputar, kardus-kardus berisi barang harus dilapisi plastik bagian bawahnya, agar kalau terjadi hal serupa (mudah-mudahan tidak lagi) tetap terlindung.
Tapi meskipun sedih, tetap ada hikmahnya. Gara-gara banjir kemarin, barang-barang yang hampir tidak pernah sempat tersentuh tangan jadi di tata ulang, barang yang menumpuk yang tidak perlu dibuang, hingga tumpukan barang di belakang semakin sedikit.
Akibat banjir kemarin jadi berfikir, kalau mau meninggalkan rumah harus memindahkan barang yang di bawah. Untung saja banjirnya sekarang, bayangkan kalau hujan derasnya ketika tidak ada seorangpun di rumah.... hiiii, membayangkannya saja sudah ngeri.
Segala hal akan menjadi baik ternyata, jika kita menyikapi kenyataan hidup yang kita alami baik atau buruk dengan rasa syukur yang dalam. Selalu ada senyum di setiap langkah perjalanan.
Ketika asyik memasak di sore hari untuk makan malam tiba-tiba air sudah menggenangi sebagian ruang keluarga dan kamar belakang. Ada saluran yang mampet sepertinya. Sempat bingung, tapi langsung aku coba membersihkan saluran yang sepertinya tersumbat oleh sampah. Tapi barang -barang yang berada di bawah basah semua. Dan baru bisa istirahat menjelang Isya. Itupun masih harus menunggu besok untuk menjemur barang-barang yang basah. Otak berputar, kardus-kardus berisi barang harus dilapisi plastik bagian bawahnya, agar kalau terjadi hal serupa (mudah-mudahan tidak lagi) tetap terlindung.
Tapi meskipun sedih, tetap ada hikmahnya. Gara-gara banjir kemarin, barang-barang yang hampir tidak pernah sempat tersentuh tangan jadi di tata ulang, barang yang menumpuk yang tidak perlu dibuang, hingga tumpukan barang di belakang semakin sedikit.
Akibat banjir kemarin jadi berfikir, kalau mau meninggalkan rumah harus memindahkan barang yang di bawah. Untung saja banjirnya sekarang, bayangkan kalau hujan derasnya ketika tidak ada seorangpun di rumah.... hiiii, membayangkannya saja sudah ngeri.
Segala hal akan menjadi baik ternyata, jika kita menyikapi kenyataan hidup yang kita alami baik atau buruk dengan rasa syukur yang dalam. Selalu ada senyum di setiap langkah perjalanan.
Tuesday, November 1, 2011
Bergegas
Ayo segera, kita sudah berapa langkah ketinggalan dari yang lain. Kalimat itu sekarang bernaung di kepalaku. Sudah terlalu lama rasanya terlena dalam mimpi yang tak berujung. Terlalu dalam berfikir tentang masa depan.
Ayo bergegas untuk berlomba-lomba mengerjakan kebaikan. Karena waktu yang telah berlalu takkan mungkin kembali lagi.
Bergegas bukan berarti melakukan hal secara terburu-buru tanpa pertimbangan, karena kecerobohan bisa membuat langkah kita terhenti bahkan mungkin sekali kita berjalan menuju kemunduran. Bergegas berjalan ke depan dengan pertimbangan akal sehat akan membawa kita menuju gemilang.
Bergegas diselingi jeda sesaat mengambil nafas, menilai yang telah dilakukan, memikirkan yang hendak dilakukan.
Ayo bergegas untuk berlomba-lomba mengerjakan kebaikan. Karena waktu yang telah berlalu takkan mungkin kembali lagi.
Bergegas bukan berarti melakukan hal secara terburu-buru tanpa pertimbangan, karena kecerobohan bisa membuat langkah kita terhenti bahkan mungkin sekali kita berjalan menuju kemunduran. Bergegas berjalan ke depan dengan pertimbangan akal sehat akan membawa kita menuju gemilang.
Bergegas diselingi jeda sesaat mengambil nafas, menilai yang telah dilakukan, memikirkan yang hendak dilakukan.
Subscribe to:
Posts (Atom)


